Ini Penjelasan Telkom Terapkan FUP pada IndiHome

shares |

Ini Penjelasan Telkom Terapkan FUP pada IndiHome

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menjelaskan alasannya menerapkan Fair Usage Policy (FUP) pada layanan IndiHome. Hal ini menyusul adanya protes dari para netizen yang sempat ramai diperbincangkan di media sosial.

VP Corporate Communication Arif Prabowo menerangkan, pada dasarnya semua penyedia layanan fixed broadband memiliki kebijakan yang sama menerapkan FUP. Penerapan kebijakan ini dimaksudkan untuk melindungi normal user dari pemanfaatan pemakaian berlebihan oleh heavy user.

FUP ini juga hanya berlaku untuk layanan internet pada IndiHome dan tidak berpengaruh pada layanan video (UseeTV) maupun telepon. Penerapan FUP juga dilakukan di negara lain seperti Amerika, Jepang dan Malaysia serta operator lain di Indonesia.

"Hal ini bertujuan untuk memperlakukan konsumen secara adil sesuai kebutuhannya," katanya dalam keterangan tertulisnya, Rabu (3/2).

Lebih lanjut Arif memaparkan, perlunya penerapan FUP ini karena berdasarkan pengamatan selama ini terdapat heavy user pada pelanggan IndiHome. Mereka memanfaatkan internetnya untuk mengunduh film ataupun games secara terus menerus, sehingga pemakaian menjadi tidak wajar.

“Hal ini dapat mengganggu kualitas layanan dan kenyamanan bagi pengguna lain yang membayar dengan tarif yang sama. Untuk itulah perlunya ada FUP agar terdapat keadilan bagi konsumen yang memanfaatkan internet secara wajar,” jelasnya.

Dia menambahkan, FUP yang disediakan IndiHome juga memiliki kelebihan jika dibandingkan dengan operator lain. Untuk layanan dengan kecepatan 10 Mbps saja, pelanggan IndiHome yang diberikan fair usage hingga 300 GB atau setara dengan menikmati video dengan kualitas standar selama 1.800 jam atau sekitar 1.200 video.

Nah, apabila bandwidth telah melewati batas 300 GB, pelanggan tetap bisa menggunakan layanan internet, hanya saja dengan kecepatannya diturunkan menjadi 75 persen atau 7,5 Mbps. Dan, jika pemakaian sudah melebihi 400 GB, kecepatan akan dikurangi lagi menjadi 40 persennya saja atau 4 Mbps.

“Volume sebesar ini tentu sangat leluasa apabila digunakan secara normal atau pemakaian rumah tangga. Hampir 99 persen pelanggan IndiHome tidak akan terpengaruh dari penerapan FUP ini karena berdasarkan data, rata-rata konsumsi bandwidth pelanggan tersebut di bawah 300 GB," pungkasnya.
Via : jawapos

Related Posts